Alunan musik klasik terdengar begitu menyayat
Mengguncang labirin hati yang sedang gundah
Bagaikan oase di padang pasir yang panas
Mendinginkan atmosfir diri yang bergejolak
Tak kuasa menahan air mata yang jatuh sesaat
Menitik ke pipi dan mengalir kemudian jatuh ke tanah
Terbayang seketika saat penuh makna
Kemudian hilang tak berbekas
Ditelan alam dan sebagian manguap ke langit yang terik
Tanda hati yang sedang luka
Sirna bagaikan tiada tanda
Seiring hujan yang datang tiba-tiba…
Terbawa aliran sungai menuju ke laut lepas
Luka hilang dalam sekejap
Asa barupun mulai datang
Kini hati mulai berbenah
Lupakan suram di masa lalu
Tatap hari esok yang penuh harapan
Bersama mentari yang selalu bersinar
Bersama burung yang selalu berkicau
Ingat..
Tuhan selalu melihat dan mendengar
Doa setiap makhluknya
Berusahalah sekuat tenaga dan pikiranmu
Jangan hiraukan hasilnya
Karena dunia bukanlah tujuan akhir
Melainkan proses dari kehidupan…
***dari seseorang yang sedang gundah***
Mengguncang labirin hati yang sedang gundah
Bagaikan oase di padang pasir yang panas
Mendinginkan atmosfir diri yang bergejolak
Tak kuasa menahan air mata yang jatuh sesaat
Menitik ke pipi dan mengalir kemudian jatuh ke tanah
Terbayang seketika saat penuh makna
Kemudian hilang tak berbekas
Ditelan alam dan sebagian manguap ke langit yang terik
Tanda hati yang sedang luka
Sirna bagaikan tiada tanda
Seiring hujan yang datang tiba-tiba…
Terbawa aliran sungai menuju ke laut lepas
Luka hilang dalam sekejap
Asa barupun mulai datang
Kini hati mulai berbenah
Lupakan suram di masa lalu
Tatap hari esok yang penuh harapan
Bersama mentari yang selalu bersinar
Bersama burung yang selalu berkicau
Ingat..
Tuhan selalu melihat dan mendengar
Doa setiap makhluknya
Berusahalah sekuat tenaga dan pikiranmu
Jangan hiraukan hasilnya
Karena dunia bukanlah tujuan akhir
Melainkan proses dari kehidupan…
***dari seseorang yang sedang gundah***

Posting Komentar