Tampilkan postingan dengan label Soccer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soccer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2009

Kalahkan Kroasia, Inggris dapat hasil berlipat ganda

logo
Sekali mendayung, bukan 2 pulau terlampaui tetapi sekaligus 4 pulau terlewati... Itulah diibaratkan apa yang digapai Timnas „Tiga Singa“ Inggris pada kualifikasi Piala Dunia Afrika Selatan zona Eropa 2010 tadi malam. Ko bisa..?
Ya... dengan kesuksesan menekuk Kroasia, Inggris mendapatkan hasil yang berlipat ganda. Pertama, Inggris berhasil melakaukan „misi“ balas dendam terhadap Kroasia. Sebagaimana kita tahu, Inggris gagal ke EURO 08 setelah dihempaskan Kroasia 2-3 pada partai penentuan yang di gelar di Stadion yang sama.
Kedua, Inggris meraih kemenangan dengan skor yang luar biasa atas tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata seperti Kroasia, yaitu 5-1. Ketiga, Inggris mempertahankan rekor kemenangan 100% dan menjadi Juara Grup. Dan keempat, Terry cs memastikan diri lolos ke Afrika Selatan 2010.
Dengan hasil yang fantastis tersebut, anak asuh Don Fabio menatap Afsel 2010 dengan kepercayaan diri yang tinggi. Sejak ditukangi pelatih berkebangsaan Itali ini, permainan Inggris memang lebih menggigit dan variatif sekaligus dibarengi dengan mental dan motivasi pemain yang baik pula. Itulah hal yang tidak dimiliki Tim ini sewaktu ditangani pelatih sebelumnya yaitu era Eriksson dan Mclaren, padahal secara materi pemain tidak mengalami perubahan yang terlalu signifikan.
Gaya kepelatihan yang tidak difensif bahkan cenderung opensif dikembangkan Fabio Capello sebagai rangka permainan „Tiga Singa“. Hal tersebut membuat permainan Inggris terlihat menarik namun tetap memiliki pertahanan yang tangguh khas Itali yang dibawa Capello.
Didukung materi-materi pemain kualitas dunia di semua lini, Inggris pantas menjadi salah satu negara yang dikedepankan untuk menjadi kampiun Afsel 2010.

Inggris tekuk Kroasia untuk lolos ke Afsel 2010

inggris


Inggris berhasil memantapkan diri ke  putaran final Piala Dunia 2010 dengan fantastis. John Terry cs sukses menekuk Kroasia, dengan skor 5-1 di Stadion Wembley tadi malam.



Jalannya pertandingan

Dimotori duet lini tengah Lampard dan Gerrard, lapangan permainan praktis dikuasai Inggris. Ditopang Barry sebagai jangkar pertahanan pertama dan Lennon sebagai winger, permainan Inggris begitu seimbang baik dalam bertahan maupun menyerang..


Tusukan-tusukan Lennon dari sisi kiri pertahan lawan kerap membuat repot bek Kroasia. Bahkan baru tujuh menit berjalan tusukan Lennon terpaksa harus dihentikan dengan kasar di kotak penalti oleh Josip Simunic. Tak ayal, Lampard yang menjadi eksekutor berhasil membawa Inggris unggul 1-0.


Pada menit ke-18, gawang Kroasia kembali bobol. Kali ini Gerrard berhasil memanfaatkan umpa silang Lennon dengan tandukan ke tiang jauh. Skor 2-0 bertahan sampai babak pertama berakhir.



Pada babak kedua sampai dengan menit ke-70, Inggris berhasil menambah pundi gol melalui Lampard dan Gerrard. Sampai akhirnya pada menit ke-71, Eduardo memperkecil kedudukan menjadi 4-1 setelah menyambar bola muntah. Inggris kembali menegaskan kedigjayaan atas Kroasia setelah Rooney menutup dengan gol yang mudah karena gawang sudah ditinggal kiper Kroasia. Skor akhir 5-1 untuk Inggris.

Kemenangan ini menjadi titik awal Inggris menatap Afsel 2010. Dengan nilai 24 dari 8 kali main, Inggris menjadi Juara Grup dengan presentase kemenangan murni 100%.


Spanyol menyusul...


Sementara itu di Santiago Bernabeu, Spanyol menyusul Inggris untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan setelah mengalahkan Estonia 3-0. Seperti halnya Inggris, Spanyol memiliki nilai sama dengan Inggris 24 dengan rekor 100% kemenangan dan tidak mungkin terkejar oleh Bosnia yang baru meraih nilai 16.


Hasil lengkap dan klasemen sementara dapat dilihat di


http://www.goal.com/id-ID/scores/group-results/135/wcq-2010-(uefa)


 

Minggu, 06 September 2009

Spanyol bungkam Belgia 5-0, Rumania imbangi Perancis

Bertindak sebagai tuan rumah, Juara Eropa Spanyol mengamuk dengan menggelontorkan 5 gol tanpa balas ke gawang Belgia tadi malam. Menurunkan hampir semua bintangnya termasuk Torres dan David Villa, Spanyol begitu mendominasi permainan di seluruh detik pertandingan.


Jalannya pertandingan.. 


Dengan ditopang jangkar Xabi Alonso dan creator Xavi Hernandez, lini tengah lapangan praktis dikuasai tim Matador selama 90 menit. Terbukti David Villa dan Torres beberapa kali mengancam gawang Belgia karena mendapat pasokan bola yang matang dari para pemain tengah mereka. Terlebih setelah Thomas Vermaelen di kartu kuning karena melanggar Torres, permainan Belgia menjadi tidak bebas dan terus tertekan.


Pada menit ke-12 Spanyol memperoleh penalti setelah Torres dilanggar di kotak 12 pas. Namun Villa yang bertindak sebagai algojo gagal meng-konversi kesempaatan itu menjadi gol. Pada menit ke-41 gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir dari rekan Villa yaitu David Silva, 1-0 untuk Spanyol.


Pada masa kedua pertandingan, Villa akhirnya menebus kesalahan gagalnya meng-eksekusi penalti dengan mencetak gol pada menit ke-49. 2-0 untuk Spanyol. Pada sisa pertandingan Spanyol menambah 3 gol lagi melalui Pique pada menit ke-50, Silva menit ke-68 dan Villa menutup pesta pada menit ke-85. Skor 5-0 untuk Spanyol sampai pertandingan selesai.


Dengan kemenangan ini, Spanyol terus menjaga konsistensinya untuk memimpin Grup 5 diatas Bosnia dan Turki. Spanyol hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan lolos ke putaran Piala Dunia di Afrika Selatan 2010. Kemenangan tersebut juga dtandaskan sebagai comeback tim Matador setelah gagal pada Piala Konfederasi beberapa waktu lalu. Congrats...!


Pertandingan lain..


Sementara pada pertandingan lain, Perancis tidak mampu memanfaatkan beberapa peluang dan hanya bermain imbang 1-1 dengan Rumania. Tanpa diperkuat Adrian Mutu, praktis pertandingan dikuasai Perancis. Namun kegagalan pemain depan tim ayam jantan dalam memanfaatkan peluang, Rumania berhasil memaksa Les Blues kecewa karena cuma mendapat satu poin di kandang sendiri.


Di Group 8, Italia pulang dengan raihan 3 poin setelah mengalahkan tuan rumah Georgia 2-0. Hasil pada pertandingan lain selengkapnya dapat dilihat pada tabel dibawah.


Kualifikasi

Rabu, 02 September 2009

Spalletti hengkang, Ranieri datang

spalleti


Kekalahan Roma dari Juventus 1-3 pada giornata ke-2 Serie A berbuntut panjang. Allenatore Luciano Spalletti akhirnya mengundurkan diri sebagai komandan pasukan serigala.


Pada kompetisi Serie A 2009/2010, AS Roma mengawali musim dengan buruk. Dua pertandingan awal mereka berakhir dengan kekalahan. Pada pekan pertama Toti cs dikandaskan tuan rumah Genoa 3-2. Sedangkan minggu kemarin terjungkal 1-3 oleh Juventus di Olimpico.


Dengan dua kekalahan tersebut, Roma bertangger di “puncak” klasemen terbawah alias paling buncit dengan nilai nol. Hasil ini pun membuat reaksi dari pelatih Luciano Spalletti untuk segera mengundurkan diri. Alhasil pelatih berkepala plontos yang menukangi Roma sejak 2005 ini resmi tidak jadi pelatih si merah sehari setelah kekalahan dari Juve.


Selama karirnya di Roma, Spalletti telah membawa Roma menjadi juara Piala Super Coppa Italia pada tahun 2007. Selain itu, Roma dibawa menjadi runner up Serie A selama 3 tahun berturut-turut pada musim 2005-2008.


Pada kesempatan lain Kapten Roma Fransesco Totti mengatakan bahwa dia masih membutuhkan Spalletti untuk menukangi Roma. "Saya berterima kasih kepada Spalletti atas apa yang telah ia berikan untuk Roma dan untuk karirku juga," tukas Totti seperti yang dikutip Goal. Namun harapan Totti pun lacur karena sekarang era baru Roma telah dimulai dengan allenatore baru yaitu Claudio Ranieri eks pelatih Juventus. 


Selain hasil buruk yang diperoleh Roma di awal musim ini, desakan mundur dari Ultras Roma juga menjadi salah satu penyebab hengkangnya Spalleti dari Olimpico. Era baru bersama Ranieri di depan mata, berjuanglah Il Lupo….


Profil Spalletti




[caption id="attachment_294" align="alignnone" width="203" caption="wikipedia.com"]wikipedia.com[/caption]

Selasa, 01 September 2009

Barca menang 3-0 atas Sporting Gijon, Ibra cetak gol perdana

[caption id="attachment_282" align="alignnone" width="285" caption="AFP/detiksport.com"]AFP/detiksport.com[/caption]

Puas dan tidak ada komentar, itulah pernyataan Pep Guardiola melihat anak-anak asuhnya bertanding tadi malam. Pada laga perdana yang berkesudahan 3-0 untuk Barca ini, Xavi cs bermain menyerang dan mendominasi permainan selama 90 menit. Walau tidak memainkan Messi dan Henry dominasi Barca tidak bisa diimbangi oleh para pemain Sporting Gijon.


Pada pertandingan semalam, Barca menurunkan trisula dadakan yaitu Ibra, Krkic dan Pedro. Trisula ini bekerja cukup baik dan padu, terbukti pada menit ke-18, Krkic membuka keran gol Barca memanfaatkan sepak pojok yang diambil Xavi. Setelah itu gelombang serangan Barca terus berdatangan namun gol tambahan belum kunjung datang.


Pada akhir-akhir babak pertama, Keita menutup 45 menit awal dengan gol, juga memanfaatkan sepak pojok yang kali ini diambil oleh Dani Alves. Skor 2-0 untuk Barca.


Pada babak kedua, gelombang serangan dan peragaan sepak bola indah kembali diperagakan anak-anak Catalan. Tercatat dua peluang manis dari Keita dan Ibra hampir saja menambah keunggulan Barca. Dan akhirnya pada menit ke-83 dengan memanfaatkan umpan manis dari Dani Alves, Ibra menaduk bola dan gagal dihalau kiper Gijon. Inilah gol pertama Ibra untuk Barca.


Pertandingan berjalan tidak berubah sampai akhir pertandingan dan skor akhir 3-0 untuk Barca.. Dengan hasil ini, Barca sementara menempati klasemen di tangga kedua setelah Getafe yang unggul selisih gol.

Minggu, 30 Agustus 2009

Inter 'ajari' Milan bermain bola

[caption id="attachment_272" align="alignnone" width="300" caption="detiksport.com"]detiksport.com[/caption]

Pada pertandigan yang bertajuk Della Madonina ini, Milan cukup pede untuk menghadapi Inter setelah sebelumnya menang pada partai perdana sementara Inter hanya imbang. Namun Interpun tak kalah pede dengan menurunkan sekaligus lima pemain anyarnya yaitu Lucio, Etoo, Motta, Milito dan Sneijder. Pemain terakhir bahkan baru beberapa hari meneken kontrak dengan Nerrazuri.


Pertandingan pada awalnya berjalan cukup imbang. Milan dengan dimotori oleh Pato beberapa kali merepotkan pemain belakang Inter. Kokohnya pertahanan Inter membuat pemain Milan seperti frustasi. Sehingga pada satu kesempatan bekerjasama dengan Milito, Motta berhasil menceploskan bola ke gawang Milan.


Setelah gol tersebut, pertandingan menjadi terlihat berat sebelah. Para pemain Inter seperti sedang mengajari anak asuhnya cara bermain bola yang benar. Hasilnya pada babak pertama Inter menambah dua gol melalui Milito dan Maicon.


Pada babak kedua, Milan yang sedang dalam posisi mengejar ketingalan harus bermain dengan sepuluh pemain karena sebelumnya pada menit ke-39 babak pertama Gattuso dikartumerah wasit setelah melanggar Sneijder. Kondisi pun tak berubah, sepanjang babak kedua Inter mendominasi pertandingan dan berhasil menambah gol melalui tendangan jarak jauh Stankovic pada menit ke-64.


Hasil yang menyesakkan bagi pihak Milan, terutama pelatih Leonardo. Pada pertandingan tersebut dia mengakui bahwa timnya bermain buruk terutama Ronaldinho yang tidak memberikan kontribusi terhadap tim. Hasil 0-4 pun manjadi skor yang fantastis untuk Derby ini terutama untuk Inter. Keyakinan para pemain meningkat jauh untuk mengarungi musim 2009/2010.

Madrid menang 3-2 di partai perdana

[caption id="attachment_268" align="alignnone" width="300" caption="detiksport.com"]detiksport.com[/caption]

Bertanding di Stadion Santiago Bernabeau, Madrid hanya menang tipis 3-2 atas Deportivo La Coruna. Pada kesempatan itu Neo Galacticos memainkan empat pemain baru mereka yaitu Ronaldo, Kaka, Benzema dan Alonso sejak awal.


Pertandingan yang disaksikan penuh sesak penonton ini, didominasi oleh Madrid. Beberapa kali peluang tercipta namun belum dihasilkan gol. Kebuntuan pecah pada menit ke-26 setelah Raul menceploskan bola ke gawang Depor. Namun beberapa menit kemudian skor berhasil disamakan oleh pasukan Riazor sehingga kedudukan kembali imbang. Kedudukan 1-1 pun tak berlangsung lama, setelah sekitar 6 menit kemudian Ronaldo berhasil mengeksekusi penalti yang diberikan setelah Raul diganjal kiper Arazubia dikotak penalti.


Pada awal babak ke-2, fans Madrid terdiam setelah Valeron berhasil kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun akhirnya Diarra menjadikan Madrid pemenang laga pertama ini sekitar menit ke-60.


Hasil tersebut tidak berubah sampai akhir pertandingan. Walaupun kedua tim memiliki peluang, namun tidak berhasil merubah skor pertandingan. Skor akhir 3-2 untuk Madrid.

Arsenal tumbang di Old Traffold

[caption id="attachment_263" align="alignnone" width="300" caption="detiksport.com"]detiksport.com[/caption]

Petualangan fantastis Arsenal di Liga Premier akhirnya kandas, setelah tadi malam dikalahkan MU di Old Traffold dengan skor 1-2. Hasil tersebut mengakhiri kegemilangan Arsenal yang tampil apik pada awal-awal musim.


Pada pertandingan tersebut sebenarnya pasukan muda The Gunners mampu melayani permainan MU dan memiliki beberapa peluang untuk menjadi pemenang. Namun para pemain Arsenal gagal mengakumulasi peluang tersebut menjadi gol.


Bermain tanpa jangkar Cesc Fabregas, Arsenal tampil menekan sejak peluit dibunyikan. Dimotori Abou Diaby Arsenal menguasai lini tengah pada awal-awal pertandingan sebelum pada pertengahan babak pertama MU membalikkan keadaan. Saling serang antara dua kubu silih berganti, dan pada menit ke-40 Arsenal lebih dulu unggul melalui tendangan geledek Arshavin yang gagal ditepis Ben Foster.


Pada babak kedua, permainan tidak jauh berbeda seperti babak pertama. Pada menit ke-57 Alumunia menjegal Rooney di kotak penalti dan diganjar kartu kuning oleh wasit. Penalti pun tak ayal diberikan pada MU dan Rooney berhasil menunaikan tugasnya dengan mengecoh Alumunia. Jatuhnya Rooney di kotak penalti dianggap oleh pihak Arsenal sebagai ‘diving’ dan masih menjadi polemik.


Setelah menyamakan kedududukan, MU diatas angin dan berhasil menguasai permainan. Beberapa kali pemain-pemain MU mengancam gawang Arenal. Dan puncaknya pada menit ke-64 melalui sebuah set piece, Abou Diaby tidak siap menghadapi kondisi kritis sehingga malah membuat gol bunuh diri.


Walau sempat menaikkan tensi pertandingan dengan beberapa kali mengancam gawang MU, skor pertandingan tidak berubah sampai peluit panjang berbunyi. Pada pertandingan ini terjadi insiden yang menyebabkan Arsene Wenger diusir dari pinggir lapangan oleh wasit karena memprotes terlalu keras keputusan sang pengadil yang menganulir gol yang dibuat van Versi. Sebelumnya Gallas diaggap telah dalam posisi offside sehingga wasit tidak mengesahkan gol van Versi.


Hasil ini menjadikan kekalahan pertama Arsenal di musim ini. Namun dengan sisa musim yang masih panjang masih ada waktu untuk berbenah dan menungkatkan mental pemain agar dapat menjalani pertandingan dengan tensi yang tinggi.


Hasil Lengkap.


liga


 

Jumat, 28 Agustus 2009

Munich salip MU untuk mendapatkan Robben

[caption id="attachment_259" align="alignnone" width="300" caption="greatfootballer.com"]arjen-robben-wallpaper[/caption]

Niat MU untuk memboyong winger Belanda Arjen Robben akhirnya harus menerima kenyataan pahit. Dikabarkan pemain yang dikenal dengan The Glass Man ini telah menyetujui penawaran yang diajukan klub Bavaria Bayern Munich dengan angka mencapai 25 jt pound, lebih besar dari angka yang diajukan MU.


Menurut General Manager Munich Uli Hoeness, Robben akan segera melaksanakan Medical Test pada 28 Agustus ini dan jika lolos akan langsung melakukan penandatanganan kontrak. Di lain waktu Hoeness menandaskan bahwa Rooben sedang dalam ‘jalan’ menuju Munich, dia merupakan salah satu wingwr terbaik Eropa bahkan dunia.


Dikabarkan bahwa Robben lebih memilih Munich dibanding MU bukan hanya materi semata. Robben ingin merasakan bagaimana atmosfir Bundesliga sekaligus untuk mejadikan dirinya pemain komplit karena bermain di beberapa kompetisi negara berbeda. Jerman adalah negara ke-4 bagi Robben setelah Belanda, Inggris dan Spanyol.


Dengan kemungkinan besar gagalnya mengikat Robben, MU harus berpikir keras untuk mencari pengganti Robben. Di waktu yang berlainan, satu pemain lain yang juga diincar MU yaitu Luca Modric juga dikabarkan lebih memilih bertahan bersama Spurs. Kenapa dengan MU? Apakah nama besar MU sudah tidak menarik lagi bagi para pemain? Manarik untuk disimak kelanjutan kisah MU di sisa musim panas ini. We’ll see together..

Kamis, 27 Agustus 2009

Pekan ini, genderang perang La Liga ditabuh

[caption id="attachment_256" align="alignnone" width="300" caption="atomicsportsmedia.com"]atomicsportsmedia.com[/caption]

Akhir pekan ini, gendering perang La Liga Primera alias Liga Spanyol akan ditabuh. Dua klub besar Barcelona dan Real Madrid pun siap bersaing untuk menjadi yang terbaik. Dengan Neo Galacticos-nya, Madrid yakin bisa ’membajak’ trofi dari Barcelona. Sedangkan Barcelona sendiri cukup pede menyongsong musim barunya. Lalu siapa yang akan keluar sebagai kampiun..?


Semua tentu sepakat, bahwa prediksi juara akan jatuh anatar Barca dan Madrid. Tapi angan remehkan juga tim lain seperti Valencia, Villareal, Sevilla maupun Atletico. Keempat klub tersebut bisa saja menjadi batu sandungan dua klub diatas untuk jadi juara, Faktor kebugaran juga menjadi salah satu penentu hasil di akhir musim. Jika Barca dan Madrid tidak dapat menjaga konsistensi dan kebugaran para pemainnya, siap-siap saja empat klub tadi menyalip mereka. Ingat, baik Madrid amupun Barca akan bermain juga di level Eropa bahkan dunia.


Barca sang juara bertahan akan memulai langkahnya dengan menghadapi Sporting Gijon di Stadion Nou Camp, Senin (31/8/2009). Laga ini berlangsung hanya beberapa hari setelah Los Blaugranas tampil di Piala Super Eropa pada akhir pekan. Asal kondisi fisik terjaga, Barca agak sulit dijegal oleh sang lawan.


Pada musim lalu, Barca memulai La Liga dengan start yang tidak terlalu bagus. Mereka kalah melawan Numancia dan kemudian imbang dengan oleh Racing Santander. Di lain pihak, Madrid akan menjamu Deportivo La Coruna pada hari Sabtu (29/8/2009). Disana mereka akan memperlihatkan kekuatan baru mereka terutama trisula baru Ronaldo, Kaka dan Benzema.

Rabu, 26 Agustus 2009

MU incar Arjen Robben

[caption id="attachment_251" align="alignnone" width="300" caption="soccerlens.com"]Robben[/caption]

Isu hangat keluar dari Old Traffold markas MU. Red Devils sedang mengincar winger Madrid Arjen Robben padahal sebelumnya MU telah menyatakan menutup bursa transfer musim panas ini.


Seolah menjilat air ludah sendiri, MU melalui manager Alex Ferguson dikabarkan membidik Robben untuk memperkuat daya sengan MU dari sebelah kiri. Melihat 3 penampilan awal yang kurang begitu meyakinkan, kehadiran Robben dianggap akan mampu meningkatkan ketajaman MU dalam menyerang.


Pemain ini bukan hanya jago ‘menusuk’ pertahanan lawan, juga fasih mennceploskan bola. Terlebih Robben memiliki pengalaman bermain di Liga Inggris semasa membela Chelsea. MU dikabarkan menawar Robben dengan harga 20 jt pound yang kemungkinan besar akan diamini Madrid yang memang sedang berencana menjual winger timnas Belanda ini. Semua tergantung proses nego antara kedua pihak tentang harga. Jika cocok, bisa dipastikan Robben akan segera berganti kostum.


Selain Robben satu pemain yang isunya diincar MU adalah Luca Modric. Pemain lincah Kroasia ini menurut rencana akan ditukar guling dengan Michael Carrick, pemain yang juga pernah berbaju Spurs.

Minggu, 23 Agustus 2009

MU tekuk Wigan 5-0

MU kembali dalam kemenangan dengan pencapaian 100 gol Wayne Rooney. Sementara Dimitar Berbatov, Michael Owen dan Nani menegaskan kemenangan di Stadion DW.


Jalannya pertandingan...


Pada babak pertama MU setengah gagal untuk menghasilkan gol. Setidaknya tiga peluang matang gagal diakumulasi menjadi gol oleh pasukan Alex Ferguseon. Menghadapi MU, Wigan tampil cukup percaya diri dan beberapa kali mematahkan serangan The Red Devils. Tercatat Fletcher, Scholes dan Berbatov membuang peluang percuma di depan mata. Skor kaca mata samapi babak pertama selesai.


Pada babak kedua The Red Devils bangkit dan berpesta dengan mencetak lima gol melalui Wayne Rooney (56 dan 65), Dimitar Berbatov (58), Michael Owen (85) dan tendangan bebas Nani (90). Kemenangan ini menjadi ajang comeback 'Setan Merah' setelah pekan kemarin mereka secara mengejutkan ditundukkan Burnley dengan 0-1. Namun sejauh apa MU sudah benar-benar bangkit baru akan diketahui pekan depan saat menjamu Arsenal, yang pada pertandingan lain juga memetik kemenangan meyakinkan. Tambahan tiga poin mengantar MU naik ke urutan tiga klasemen dengan poin enam. Posisi Garry Neville cs masih mungkin turun karena beberapa klub belum menjalani pertandingan pekan ketiganya.


Pertandingan lain...


Di Emirates, Arsenal sukses menelan Porsmouth dengan menggelontorkan 4 gol dan hanya dibalas 1 gol. Sementara The Citizen kembali meraih kemenangan tipis 1-0 menghadapi Wolverhampton melalui gol Adebayor menit ke-17.


Hasil lain


Birmingham City      0 – 0      Stoke



Hull                1 – 0      Bolton Wanderers
Kamel Ghilas (61)

Sunderland         2 – 1     Blackburn Rovers
Kenwyne Jones (53)         Gael Givet (21)
Kenwyne Jones (32)

Manchester City     1 – 0     Wolverhampton
Emmanuel Adebayor (17)

Rabu, 19 Agustus 2009

Chelsea pimpin klasemen sementara

 drogba


Bermain di kandang Sunderland Stadium of Light, Chelsea sempat tertinggal 1-0 dibabak pertama ketika pada menit 19, Kenwyne Jones melakukan tendangan yang dibelokkan badan Terry dan gagal dihalau Petr Cech. Sampai 45 menit pertama Chelsea tertinggal 1-0.


Memasuki babak ke-2, The Blues terus, melancarkan serangan dan berhasil membuat beberapa peluang namun agal menjadikan gol. Setelah menunggu sampai menit ke-52 akhirnya Chelsea berhasil menyamakan kedudukkan melalui Mikael Ballack. Kemudian pada menit ke-59 Drogba dijatuhkan di kotak penalti dan wasit put menghadiahi Chelsea penalti. Kesempatan ini sukses diambil Chelsea untuk membalikkan keadaaan, setelah Lampard yang ditunjuk sebagai algojo manceploskan bola melalui titi 12 pas.


Dan akhirnya pada menit ke -68, Chelsea menambah keunggulan menjadi 3-1 setelah Deco berhasil membuat gol manis. Skor ini pun menjadi akhir dari hasil pertandingan sampai dengan peluit panjang berbunyi. Dengan hasil ini Chelsea memimpin klasemen sementara Liga Inggris, dengan nilai 6 hasil 2 kali main.

Barca penyumbang nominasi terbanyak Footballer of The Year

Peraih treble winner Barcelona menjadi penyumbang terbanyak nominasi Europe Footballer of The Year. Dari 12 pemain yang jadi nominasi, Barca menyumbang 6 pemain yaitu Valdes, Pique, Iniesta, Xavi, Messi dan Etoo.

Selain Barca, 3 klub liga Inggris yaitu MU, Chelsea dan Liverpool ikut menyumbang pemain berkat keberhasilannya menjadi finalis dan semifinalis Liga Champoins. MU diwakili oleh Van der Sar, Vidic dan Ronaldo. Sedangkan Chelsea mengirim Cech dan Terry serta Liverpool diwakili oleh Gerrard.

Siapakah yang akan menjadi pemenang? Yang jelas Messi menjadi yang paling dijagokan setelah menjadi inspirator tim menjadi juara Liga Champions serta meraih treble winners tahun 2009.

Chelsea pimpin klasemen sementara

 drogba


Bermain di kandang Sunderland Stadium of Light, Chelsea sempat tertinggal 1-0 dibabak pertama ketika pada menit 19, Kenwyne Jones melakukan tendangan yang dibelokkan badan Terry dan gagal dihalau Petr Cech. Sampai 45 menit pertama Chelsea tertinggal 1-0.


Memasuki babak ke-2, The Blues terus, melancarkan serangan dan berhasil membuat beberapa peluang namun agal menjadikan gol. Setelah menunggu sampai menit ke-52 akhirnya Chelsea berhasil menyamakan kedudukkan melalui Mikael Ballack. Kemudian pada menit ke-59 Drogba dijatuhkan di kotak penalti dan wasit put menghadiahi Chelsea penalti. Kesempatan ini sukses diambil Chelsea untuk membalikkan keadaaan, setelah Lampard yang ditunjuk sebagai algojo manceploskan bola melalui titi 12 pas.


Dan akhirnya pada menit ke -68, Chelsea menambah keunggulan menjadi 3-1 setelah Deco berhasil membuat gol manis. Skor ini pun menjadi akhir dari hasil pertandingan sampai dengan peluit panjang berbunyi. Dengan hasil ini Chelsea memimpin klasemen sementara Liga Inggris, dengan nilai 6 hasil 2 kali main.

Senin, 17 Agustus 2009

Liverpool, The Big Four gagal di laga perdana

LiverpoolspursAFp-isi


Bermain di kandang Spurs White Hart Lane, Liverpool tidak mampu mengikuti kesuksesan The Big Four di laga perdana Liga Ingris 2009/2010. Pada pertandingan tersebut The Reds tumbang 1-2 setelah bermain sengit 2 babak.


Jalannya Pertandingan..


Pada pertandingan tersebut The Reds memainkan 2 pemain andalan yaitu kapten Steven Gerrard dan Fernando Torres. Namun pada menit ke-44 Liverpool dikejutkan dengan gol Assou-Ekotto, setelah memanfaatkan bola rebound tendangan bebas, 1-0 untuk Spurs.


Ketingalan 1 gol The Reds tersentak dan membalas 1 gol melalui titik penalti olah Gerrard setelah terjadi pelanggaran terhadap Johnson dalam kotak penalti. Spurs langsung bereaksi terhadap gol tersebut dengan meningkatkan serangan. Hasilnya, melaui sebuah set piece tendangan bebas


Sebastien Bassong berhasil menanduk bola dan bersarang di gawang Liverpool, 2-1 untuk Spurs.


Sampai peluit dibunyikan kedua tim tidak mampu menambah golnya, dan The Reds harus pulang dengan tangan hampa, kontras dengan hasil tiga anggota The Big Four lainnya yang sukses memperoleh 3 angka.

Minggu, 16 Agustus 2009

The Big Four mulus di pekan pertama

jarque-reuters


Pada pekan pertama Liga Inggris, tim-tim yang tergabung dalam The Big Four sukses menghempaskan lawan-lawannya. Pada hari Sabtu 15 Agustus 2009, sukses dimulai oleh Chelsea yang membungkam Hull City melalui comeback dengan 2 gol dari Drogba setelah sempat ketinggalan 1 gol. Kemenangan 2-1 Chelsea diikuti dengan sukses besar Young Guns Arsenal yang secara meyakinkan 'membunuh' Everton di kandangnya dengan skor 6-1. 2 gol diantaranya dicetak olek Kapten musim imi Cesc Fabregas.



Rooney-Yates-cov

Kemenangan dua anggota The Big Four disusul Minggu, 16 Agustus 2009 dengan kemenangan tipis MU atas Birmingham 1-0 melalui gol semata wayang Rooney menit ke-34. Satu lagi anggota The Big Four yang belum bertanding adalah Liverpool yang pada saat tulisan ini dibuat belum bermain. The Reds akan menyambangi markas The Lily White Spurs di London. Pertandingan ini akan menyajikan duel seru, terlebih Spurs punya 2 pemain kunci yang sama2 pernah dibuang oleh The Reds yaitu Robbie Keane dan Peter Crouch atau lebih dikenal dengan RoboCrouch.

Kiprah 3 anggota The Big Four diikuti oleh Los Galacticos Man City yang mencatat kemenangan 2-1 atas Blackburn di Ewood Park. 2 gol kemenangan disarangkan oleh Adebayor dan Ireland.

Berikut hasil Liga Inggris yang telah selesai merampungkan pertandingannya...

Chelsea 2-1 Hull City
Aston Villa 0-2 Wigan
Blackburn 0-2 Man. City
Bolton 0-1 Sunderland
Portsmouth 0-1 Fulham
Stoke City 2-0 Burnley
Wolverhampton 0-2 West Ham
Everton 1-6 Arsenal

Jumat, 14 Agustus 2009

Liga Eropa Musim 2009/2010 segera datang

eropa


Liga-liga top Eropa sudah mulai bergulir. Liga Belanda sudah melewati 2 pekan dan pekan ini Liga Inggris menyusul dan tentu saja liga Spanyol, Francis, Itali dan Jerman segera menyusul. Lalu bagaimana gemerlap Liga Eropa musim ini, apakah Inggris akan kembali menjadi bintang..? Bisa ya, bisa juga tidak.


Walau ditinggal bintang utama musim lalu Cristiano Ronaldo yang pindah ke Liga Spanyol bersama Madrid, Liga Inggris tetap akan memberikan suguhan 'panas' pada setiap pekannya. Dominasi The Big Four akan coba digoyang oleh tim yang tiba2 jadi Los Galacticos yaitu Man City. Dengan pembelian gila2an musim ini, The Citizen berhasil mendatangkan pemain2 kelas satu seperti Adebayor dan Kolo Toure dari Arsenal, Tevez dari MU, Barry dari Villa dan tidak lupa bomber haus gol Roque Santa Cruz dari Blackburn. Dengan materi pemain tersebut plus bintang yang sudah hadir terlebih dahulu diyakini akan memberikan perlawanan sengit pada The Big Four. Lalu jangan lupa klub medioker Spurs yang juga siap memberikan kejutan pada klub papan atas dengan materi pemain yang cukup bagus.



Liga Spanyol..?
Liga ini diyakini akan menjadi seteru utama Liga Inggris untuk menjadi liga terbaik di Eropa. Bagaimana tidak, musim ini mereka berhasil mendatangkan pemain2 kelas wahid melalui 2 klub utamanya yaitu Real Madrid dan Barcelona. Dengan modal tersebut liga spanyol akan lebih gemerlap dari sebelumnya dan diyakini menyuguhkan pertarungan maha ketat.

Lalu bagaimana dengan liga lain seperti Itali, Francis, Belanda dan Jerman..?
Setelah ditinggalkan Kaka dan Ibra, Itali hanya meninggalkan Ronaldinho sebagai magnet plus duet Inter samuel Eto'o dan Milito serta pemain baru Juventus Diego Ribas. Dengan adanya pemain tersebut, Liga Itali masih sedikit 'menarik' walaupun masih dibawah Liga Inggris dan Spanyol. Nah untuk Liga Jerman, Belanda dan Francis, seperti musim2 sebelumnya kurang begitu menarik untuk diikuti perjalannanya. Selain minim bintang, klub liga2 tersebut prestasinya kurang mentereng dan kaluh jauh dari tiga liga pertama setidaknya dalam satu dekade terakhir..

Sebagai penonton sih kita, berharap masih ada TV yang mo nyiarin liga2 Eropa tersebut. Selain untuk hiburan sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang gila sepakbola, juga bisa menjadi mentor para pemain kita agar bisa lebih maju dan gak nambah jauh ketinggalannya. Gmn setuju..? Gak setuju jg gpp...

Persib dapatkan Budi Sudarsono

budi sudarsono ( pssi-bahrain )


Akhirnya Persib Bandung menemukan pemain ideal untuk menempati lini depan tim Maung Bandung ini. Pemain tersebut adalah Budi Sudarsono. Pemain yang musim lalu bermain di Sriwijaya FC (SFC) ini menerima uang panjar dari manajemen tim Persib pada hari Rabu, 12 Agustus 2009 di kediaman Umuh Muchtar, Tanjung Sari Sumedang.


Budi Sudarsono memang pemain yang mempunyai nama di Indonesia. Beberapa kali, Budi selalu mengisi Line Up timnas Indonesia. Dibanding BP, Budi cukup pantas mendampingi Gonzales di lini depan Persib. Alasannya, Budi dan el Loco pernah menjadi duet maut di tim Persik Kediri, bahkan keduanya mengantarkan Persik menjadi juara Liga Indonesia 2006. Apalagi, pemain yang memiliki julukan Budi Gol, Kileng, and Ular Piton (Python) ini mempunyai kemampuan drible yang sangat baik.


Pemain kelahiran 19 September 1979 juga mempunyai pengalaman bertanding yang segudang. Budi pernah membela Persebaya, Persija, Deltras Sidoarjo, Persik Kediri dan SFC. Budi juga pernah membela Polis Di-Raja Malaysia Football Association (PDRM FA) di liga Malaysia. Menurut Wikipedia, Budi telah timnas Indonesia sebanyak 32 kali, dengan mencetak 9 gol.


Budi sendiri mengaku, bahwa membela Persib mempunyai tantangan tersendiri. Apalagi kalau bukan bobotoh Persib yang sangat fanatik. Alasan lainnya adalah Budi ingin memberi gelar juara kepada Persib. Apalagi,, sekarang Budi akan kembali berduet dengan el Loco Gonzales.


“Tapi, mudah-mudahan saya bisa mewujudkan gelar tersebut karena saya memang berambisi untuk memberikan prestasi yang terbaik untuk Persib. Penampilan yang terbaik akan total saya perlihatkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” tutur Budi.


Selain Budi, 2 nama akan segera menyusul melengkapi skuad Persib yaitu pemain lama Erik Setiawan dan Cucu Hidayat. 2 pemain tersebut dinilai layak dipanggil kembali setelah satu musim membela tim lain. Erik diplot untuk pengganti Siswanto yang terbang ke Malang, sementara Cucu akan dijadikan pelapis Hariono yang dipanggil Timnas.


Sumber : Galamedia, diolah

Rabu, 12 Agustus 2009

Sanggupkah The Citizen goyang The Big Four

Manchester_City_55470t


Pada bursa musim panas ini, Manchester City menjadi salah satu klub yang paling jor-joran membeli pemain selain Real Madrid. Sejauh ini The Citizen mendatangkan 5 pemain tenar yaitu Gareth Barry dari Aston Villa, Roque Santa Cruz dari Blackburn, Carlos Tevez dari MU serta Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure keduanya dari Arsenal. Dana yang dihabiskan adalah mencapai 94 juta poundsterling.  Seolah belum puas, dengan gelimang pundit-pundi uang yang tidak terbatas, ManCity masih terus menggoda megabintang Barca Lionel Messi dengan iming2 angka yang sangat fantastis sekitar 2,1 trilliun rupiah.. Busyet.. belagu amat tuh orang buang2 duit seenaknya…


Yang mo kita bahas adalah bagaimana imbas pembelian itu terhadap prestasi Klub?? Apakah akan sanggup menjadi pendobrak The Big Four Liga Ingris yang selama ini diisi kuartet MU, Chelsea, Liverpool dan Arsenal. Ataukah hanya sanggup menjadi penggangu saja dan cuma puas jadi tim medioker seperti musum lalu.


Melihat skuad Marh Hughes sekarang ini, sebetulnya Man City sangat potensial menjadi batu sandungan The Big Four, bahkan dibanding Arsenal sekalipun yang pada musim ini kehilangan beberapa pemain kuncinya yang justru hijrah ke ManCity. Tambahan lima bintang baru plus bintang yang sudah ada macam Elano, Robinho, Richard, dll dapat menghadirkan kekuatan dahsyat untuk menggoyang komposisi The Big Four.


Pertanyannya adalah. Apakah cukup modal pemain bintang tersebut untuk bisa berbuat banyak di Premiere?? Jawabannya belum tentu boss… Ingat kasus Real Madrid yang pada masa itu diisi pemain kelas dunia macam Zidane, Figo, Beckham, Raul, dll. Prestasinya tidak sementereng mnama pemainnya, bahkan kalah bersaing baik di tingkat lokal maupun Eropa dengan musuh abadinya Barca.


Dengan banyaknya pemain bintang, memang klub jadi memiliki stok pemain bagus. Namun apakah semua pemain dapat dimainkan secara bersamaan dalam waktu satu musim kompetisi penuh?? Bagaimana kalo ada yang cedera?? Yang kedua jika para pemain bintang tersebut menempati posisi yang sama, cukup pintarkan pelatih merotasi pemain agar semua dapat porsi sama tanpa membuat tidak nyaman si pemain?? Kemudian yang terakhir bagaimana dengan mental pemain?? Apakah punya mental bagus yang bisa memberikan suasana optimis di kalangan pemain


Pertanyaan2 diatas baru sebagian dari sekian banyak pertanyaan yang harus ditanggapi positif oleh The Citizen, kalo memang mau bersaing dengan The Big Four. Jika terpeleset, semisal pelatih tidak mampu merotasi pemain dengan baik, banyak pemain cedera atau mental yang kurang bagus dapat berakibat investasi jor2an terbuang dengan percuma. Sebagai soccermania gw berharap Man City bisa memberikan warna baru di Liga Inggris tahun ini, biar lebih seru dan ga bikin bosen… Come on guy…

.

Entertainment

Sport

 
Copyright © 2011. Everything Here: Soccer . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from CBS News